Kamis, 04 September 2014

Hanya Sebuah Karena

Aku akan beranjak dari tempat duduk semula, melangkah dan bergerak lebih jauh. Bukan karena aku lelah, tapi karena aku tau semua akan baik-baik saja meskipun tanpa aku. Ada hal yang membuat bahagia dengan mengetahui kau akan lebih bahagia dari segala apa yang kau cari dan sekarang ada dalam genggamanmu.

Ketika kau benar-benar melangkah lebih jauh dan aku pun demikian. Menghilang dan menjauh dari segala hal yang membuatmu bersusah payah. Mungkin akan terasa berbeda karena memang kenangan hanyalah hantu disudut pikir. Terkadang memang kita tidak butuh alasan untuk menjawab semua itu. Karena rasa sakit yang membuat lebih kuat.

Aku memang tidak mahir mempelajarimu, hanya dengan sisa kemampuanku. Jangan menoleh ke arahku jika memang itu terlalu sulit. Jangan berhenti melangkah, berjalanlah meski aku tak mendampingi. 

Sejarah tak mungkin dilupakan. Kau bisa menutupinya. Kau bisa menambalnya sehingga licin dan rapi. Tapi kau akan selalu tahu apa yang tersembunyi di bawahnya. Seandainya semudah itu untuk menghapusnya.

Kita pernah saling merindukan, tapi tak pernah berani saling mengungkapkan. Hening adalah satu-satunya tempat dimana kata-kataku bebas berteriak. Terkadang aku lebih memilih diam, bukan karena tak punya kata, tapi karena itu lebih mudah daripada harus menjelaskan segalanya.~



  

1 komentar:

Sarah Zulqarnainii mengatakan...

I always wait your created (gk tau ni betol gak englishnya haha)

Posting Komentar